Minggu, 11 Oktober 2015

Love is Beautiful Day

".. love is beautiful day ..." sebait lirik lagu yang mengalun di pagi ketika sang mentari tak lagi malu memunculkan diri, tak sengaja aku dengar. yang secara alus mengalun melalui laptopku -tentu saja aku sengaja memutar lagu ini- arti sebuah lagu itu cukup simple sebenarnya tapi maknanya yang rumit. rumit? mungkin hanya aku sendiri yang mengangapnya rumit. serumit ketika aku berusaha menemukan ujung dari sebuah ikalan benang, yang sejatinya aku sendiri sadar bahwa benang itu tidak memilik ujung.

definisi dari sebuah kata "cinta" menjadi rumit ketika cerita aku dan kamu telah berakhir, Dy. berakhir tanpa kata putus dan tanpa kata pisah. dan aku baru ingat, juga tidak ada kata apapun dalam kita mulai menjalani hubungan ini. semua mengalir begitu saja. tapi ketika aku melihat matamu kala itu, semua pertanyaan yang akan aku tujukan kepadamu seperti sudah aku temukan jawabannya. dan aku lega ketika sebenarnya masih ada rasamu untukku.

engkau belum terganti, Dy. rasa yang kau tancapkan terlalu dalam. hingga menimbulkan bekas membiru, lebam. aku berusaha menghindari, menolak, mengenyahkan semua tentangmu. bahkan aku sudah mencoba untuk "menyukai" orang lain -dengan sekuat tenaga- hingga melakukan hal-hal yang membuat aku merasa "rendah" di hadapan pria itu. dia tidak merendahkanku, dia menghargaiku. sangat menghargai eksistensiku sebagai seorang perempuan. bahkan ketika aku dengan tanpa sadar mengetik kalimat "aku suka kamu, mas" dan mengirimkannya kepada pria itu -sebuah khilaf yang memalukan- dia menanggapinya dengan santai. bahkan sampai sekarang kita masih berhubungan baik tanpa harus saling menjauh satu sama lain. pertemanan, hubungan kita sebatas teman, Dy. rasanya aku masih enggan untuk memulai kisah lagi. terserah kau anggap aku trauma atau semacamnya. yang jelas sejak kenal kamu dan semua berakhir, cinta menjadi sebuah hal yang rumit.

kamu pasti sedang bahagia ya? sangat bahagia dengan pasangan barumu yang telah mendapat restu dari Sang Causa Prima. terakhir aku bertemu denganmu kemarin, kamu justru mentertawakanku dan mengejekku karena belum bisa mendapatkan menggantimu. masih ingat? ketika aku dan kamu merajut mimpi-mimpi indah penuh harapan berdua? apakah hal sama juga kamu lakukan kepada wanita pilihanmu? mungkin kamu sedikit demi sedikit mulai mewujudkannya kan.

tenang saja, Dy. aku pasti bisa mengobati luka ini. ah bukan luka. engaku tidak melukai-ku. aku juga tidak menyesal telah mengenalmu. justru aku bersyukur dapat mengenalmu. kamu telah mengubah pandanganku tentang dunia, Dy. memberi sudut pandang lain tentang dunia ini dan menjadikanku seseorang yang lebih baik. aku pasti bisa menemukan penggantimu. pengganti yang telah halal dan lebih tampan darimu. aku akan memamerkan dihadapanmu kelak! menggandengnya dengan rasa bahagia di hadapan kamu,istri dan anak-anakmu. tunggu saat itu ya, Dy. saat ".. love is beautiful day ..." ku tiba.

Rabu, 10 Desember 2014

PETASAN HANA DENGAN HANI (Pemuda Berantas Penyebaran HIV & AIDS dengan Keteguhan Iman)


http://www.detikkeprinews.com/wp-content/uploads/aids.jpg



Di dunia ini pasti tidak ada yang menginginkan sakit. Siapapun ingin sehat baik jasmani maupun rohani. Sakit adalah menurunnya stamina dalam tubuh dan adanya gangguan pada kesehatan. Biasanya sebuah penyakit yang hendak menyerang tubuh kita pasti memiliki ciri-ciri tersendiri sebelum penyakit itu semakin parah, sehingga kita yang menyadari datangnya penyakit itu bisa melakukan pencegahan lebih awal, jadi sakit yang kita derita tidak semakin parah. Bahkan ada pepatah yang mengatakan, “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”.

Sabtu, 06 Desember 2014

Droopy Milenium ke-3

Saat itu jiwaku tengah terbang, berkelana jauh mencari di mana sejatinya tubuhku berada. Aku berteriak menyayat hati, tapi yang terjadi tidak ada yang mendengar. Mereka yang ada di sekitarku, yang terlihat peduli justru tidak menyadari perubahan sifatku saat itu. Aku sedih, ternyata teman yang aku anggap sahabat selama ini hanya sebuah kiasan saja. Sungguh ironi. Aku menangis dalam senyuman, tidak ada yang meyadari. Karena memang aku terlahir sebagai sosok yang ceria tanpa beban dan selalu ringan dalam berkata. Hah... aku menangis setiap malam tiba, ya menangis tapi lagi-lagi tidak ada yang mengetahui. Aku pintar bertipu daya. Begitulah diriku.

Jumat, 05 Desember 2014

BULU ANAK BASI (Budaya Malu Mematikan Akar Bakteri Korupsi)

Oleh: Endah Nur Hayati Universitas Gadjah Mada (UGM)


Korupsi merupakan sebuah permasalan serius yang dialami oleh berbagai negara di dunia, yang tak kunjung ditemukan jalan keluar untuk mencegah berkembangnya masalah ini. Sampai saat ini masalah korupsi belum dapat diberantas secara maksimal. Salah satu negara yang mempunyai Indeks Persepsi Korupsi tertinggi adalah Indonesia. Dari sumber merdeka.com menulis bahwa hasil survey Transparansi Internasional (TI) menyatakan pada tahun 2014 Indonesia memiliki Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang cukup memprihatinkan.

Kamis, 04 Desember 2014

Pribadi yang Bukan Pribadi-Ku

Atha terdiam, melihat keadaan sekitar. Adzan Isya' baru saja menggema,namun ia tak bergegas berwudhu untuk menunaikan kewajibannya. Mungkin ada suatu alasan yang membuat dia menanggalkan kewajibannya.Tangan mungilnya yang sudah mulai terlihat tumbuh menjadi seorang berumur 19 tahun menekan tombol play pada sebuah applikasi yang berfungsi sebagai penangkap sinyal radio.

Senin, 09 Desember 2013

DPR Seharga 1 Milyar

Siapapun tak bisa membantah ataupun mengelak kalau ditanya soal cita-cita pada masa kecil dulu, pasti sebagian besar menjawab dengan enteng tak perlu pikir panjang. Ingin menjadi dokter,presiden,polisi,perawat,artis dan lain sebagainya dijawab dengan singkat, jelas dan padat. Mungkin waktu kecil dulu pemikiran kita bekerja sebagai dokter, presiden atau polisi adalah profesi kerja yang gampang dan bergelimpang harta. Ketika sudah memasuki masa remaja, Sekolah Menengah Pertama (SMP) cita-cita yang mereka impian sejak kecil mulai berubah.

Jumat, 02 November 2012

Resensi Cinta Bikin Mules





Judul                           : Cinta Bikin Mules
Pengarang                   : Irvan Aqila
Penerbit                       : PT Gramedia Pustaka Utama
Tempat Terbit              : Jakarta
Tahun Terbit                : April 2011 (cetakan ke 2)
Tebal                           : 176 halaman
Panjang                       : 20 cm
Harga                          : Rp 30.000,00


            Irvan Aqila penulis yang berasal dari  Sunda – Betawi – Suriname ini sudah berhasil merilis novel Cinta Bikin Mules yang  merupakan novel ketiganya,terbit pada bulan April 2011 dan merupakan cetakan ke 2.