Kriiiing.... bel istirahat sudah
berbunyi anak-anak berhamburan berebut tempat duduk kantin yang tergolong
terbatas itu. Berdesak-desakan, saling berebut dan berteriak itu sudah hal
biasa yang sering terjadi. Namun siswa-siswi SMA N 4 Duba tidak akan pernah
merasa jera dengan rutinitas yang mereka alami setiap jam istirahat tiba, demi
rasa laper yang tak terkira.
Senin, 08 Oktober 2012
Senin, 09 Juli 2012
Bunga Sakura
Aku menatap bunga – bunga sakura yang mulai bermekaran
di atas pohonnya. Sesekali angin meniupnya dan beberapa kelopaknya jatuh ke
atas pangkuanku dengan indah. Aku menatap sakura yang jatuh ditanganku yang
terbalut sarung tangan berwarna cokelat dengan takjub. Baru kali ini aku
melihat bunga sakura bermekaran dengan mata kepalaku sendiri. Hari ini awal
musim semi. Takashi, Yukiko dan Niki mengajakku ke festival musim semi di
Tokyo. Kami harus berangkat pagi-pagi sekali meninggalkan Chiba untuk bisa mendapatkan
kereta. Tak sia-sia harus berdesakan, kami bisa mengikuti festival sambil
menikmati keindahan bunga sakura yang sedang bermekaran. Mirip dengan piknik
keluarga.
Rabu, 14 Maret 2012
kehidupan
kehidupan tersimpan dan tersembunyi,
sekalipun dirimu sedang tersimpan dan tersembunyi
selaksa desau angin akan menjelma kata-kata manakala kehidupan berbisik
semua kuluman senyum
dan lelehan air mata
akan menjadi kata-kata ketika kehidupan kembali bertutur
siapa pun akan mampu menangkap dan menanamkan suaranya
manakala kehidupan mulai menembang
manusia yang buta akan mampu melihatnya
untuk kemudian mengiringinya
dengan penuh kagum dan heran
manakala kehidupan mulai melangkah mendekatinya
Kahlil Gibran
sekalipun dirimu sedang tersimpan dan tersembunyi
selaksa desau angin akan menjelma kata-kata manakala kehidupan berbisik
semua kuluman senyum
dan lelehan air mata
akan menjadi kata-kata ketika kehidupan kembali bertutur
siapa pun akan mampu menangkap dan menanamkan suaranya
manakala kehidupan mulai menembang
manusia yang buta akan mampu melihatnya
untuk kemudian mengiringinya
dengan penuh kagum dan heran
manakala kehidupan mulai melangkah mendekatinya
Kahlil Gibran
Langganan:
Postingan (Atom)







